Adakah Manfaatnya?

Seorang kawan bercerita. Ia mengikuti banyak grup whatsapp. Ada khusus kajian keislaman, ada komunitas yang macam-macam, ada grup khusus keluarga, ada grup sesama rekan kerja, alumni sekolah, dan banyak lagi. Tiap jenis grup, tidak hanya satu jumlahnya. 

Setiap ada yang share link sebuah grup, langsung saja ia klik. Dan bertambah lagi jumlah grupnya.
Tak peduli apa isi grup tersebut. Bagaimana aturan mainnya. Asal senang dan menarik, ia ikuti.

"Berapa total grup yang ente ikuti?" Rasa penasaran saya akhirnya membuahkan tanya.

"Wah, gak kehitung. Banyak, pokoknya." Saking banyaknya, jumlah grup yang ia ikuti tak ia ketahui jumlah persisnya. 

Lalu, apa yang didapat dari jumlah grup sebanyak itu? Suatu saat saya bertanya seperti itu kepadanya. Sebab, dalam penjelasannya suatu ketika, ia tak pernah benar-benar mengikuti setiap chat dalam grup-grup tersebut.

Jawaban yang diberikan hanya membuat saya takjub. "Ya, hanya sekedar bersenang-senang saja. Toh, hape saya masih mampu menampung banyak grup lagi," katanya diplomatis. Saya perhatikan, di bagian notifikasinya, ada puluhan ribu chat yang belum terbaca. 

***

Di antara ciri baiknya pribadi seorang muslim adalah ia mampu meninggalkan apa-apa yang tidak baik bagi dia. Hal ini sebagaimana tertuang dalam sabdanya yang mulia, Rasulullah shallallahu alayhi wasallam:

 Ù…ِÙ†ْ Ø­ُسْÙ†ِ Ø¥ِسْلاَÙ…ِ الْÙ…َرْØ¡ِ تَرْÙƒُÙ‡ُ Ù…َا لاَ ÙŠَعْÙ†ِÙŠْÙ‡ِ

"Di antara baiknya keberislaman seseorang," sebagaimana dinukilkan dari sahabat Abu Hurairah, "adalah meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat baginya."

Hadits ini menjadi penjelas bahwa penting dan bermanfaatnya sesuatu haruslah menjadi pertimbangan. Jika sesuatu itu penting, adalah boleh untuk melakukannya. Jika sesuatu itu bemanfaat, adalah tidak terlarang untuk mengikutinya.

Menilai sesuatu itu penting dan bermanfaat, haruslah menggunakan standar penilaian syariat. Sebab dimaklumi adanya, bahwa sesuatu yang diperintahkan oleh syariat tentu akan mendatangkan manfaat. Sedang yang dilarangnya pasti mendatangkan mudharat.

Manfaat ini bisa datang dari perkataan maupun perbuatan. Perbuatan mengikuti banyak grup whatsapp mungkin bermanfaat bagi sebagian orang. Misal para pebisnis online. Tapi, bisa juga mendatangkan mudharat bagi orang lain.

Dari sisi perkataan, chat-chat di grup adalah perpanjangan tangan dari lisan. Apa yang tertulis oleh jemari, adalah perkataan. Sehingga, haruslah diperhatikan bahwa chat itu bermanfaat untuk orang lain yang membacanya.

Banya mengiktui grup whatsapp tidaklah dilarang. Hanya saja, bisakah kita tetap menebar manfaat dalam setiap grup tersebut? Atau, bisakah kita mengambil manfaat dari grup yang banyak tersebut? 
Adakah Manfaatnya? Adakah Manfaatnya? Reviewed by Ibnu Basyier on Saturday, April 29, 2017 Rating: 5

No comments:

Terima kasih telah berkunjung. Semoga pulang membawa manfaat. Kalau ada yang tidak berkenan, tinggalkan di komentar....

ads
Powered by Blogger.